UMKO Gelar Wisuda VII, Tegaskan Komitmen Kampus Berdampak melalui Beasiswa Rp3 Miliar
Lampung Utara Rakyat Terkini.com
Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya melalui Wisuda VII Program Sarjana dan Magister, yang digelar khidmat pada Kamis, 22 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan peran UMKO sebagai perguruan tinggi yang terus bertransformasi dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Wisuda tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili Dr. Budhi Akbar, M.Si., Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung yang diwakili Prof. Dr. Marzuki Noor, M.S., serta Pemerintah Kabupaten Lampung Utara yang diwakili Wakil Bupati Romli, S.Kom., S.H., M.H. bersama unsur Forkopimda. Hadir pula Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Lampung, Pimpinan Perguruan Tinggi swasta Lampung Utara, Pimpinan Bank Mitra, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Civitas akademika UMKO serta Wali Wisudawan.
Acara dibuka dengan Tari Sigeh Pengunten, tarian penyambutan khas Lampung yang mencerminkan nilai adat, penghormatan, dan kebersamaan. Nuansa kearifan lokal ini menjadi pembuka yang sarat makna sebelum prosesi akademik berlangsung.
Dalam laporannya, Wakil Rektor I UMKO, Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd., menyampaikan bahwa pada Wisuda VII ini, UMKO mewisuda 224 mahasiswa yang berasal dari empat fakultas; FKIP 103, FHIS 65, FPP 7 dan FTIK 49 mahasiswa, sebagai hasil dari proses akademik yang panjang, disiplin, dan penuh dedikasi.
Sambutan Rektor Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Dr. Irawan Suprapto, M.Pd., diawali dengan pantun Lampung sebagai wujud implementasi Kamis Beradat sesuai arahan Gubernur Lampung. Dalam pesannya, Rektor menegaskan bahwa konsep “kampus berdampak” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata UMKO dalam membentuk lulusan yang unggul secara akademik sekaligus peka terhadap persoalan sosial.
“UMKO tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara teoretis, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kepekaan sosial, dan semangat pengabdian. Kami terus berinovasi dan bertransformasi agar kehadiran UMKO memberi dampak positif, baik di tingkat lokal maupun nasional,” tegas Rektor.
Sebagai bentuk konkret dari komitmen tersebut, Rektor juga menyampaikan bahwa UMKO terus berkontribusi melalui Program Beasiswa UMKO Non-Pemerintah yang terbagi menjadi 4 yaitu Beasiswa UMKO Peduli, Beasiswa Prestasi Akademik dan Non Akademik, Beasiswa Beasiswa Hafidz/Hafidzah dan Beasiswa Kader Muhammadiyah dengan total nilai Rp3.006.175.000 (tiga miliar enam juta seratus tujuh puluh lima ribu rupiah) sejak periode kepemimpinan beliau.
Sementara itu, Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga sebagai alumni UMKO. Ia mengajak generasi muda Lampung Utara untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UMKO dan berperan aktif dalam membangun bangsa dan negara melalui pendidikan.
Dari unsur persyarikatan, Wakil Ketua PWM Provinsi Lampung, Prof. Dr. Marzuki Noor, M.S., menekankan pentingnya penguatan kemampuan membaca Al-Qur’an di lingkungan kampus. Ia menilai kebijakan uji kompetensi Al-Qur’an yang diterapkan UMKO selaras dengan visi sebagai Kampus Islami, sekaligus menjadi pembeda dan kekuatan institusi.
Amanat juga disampaikan oleh Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, yang memberikan apresiasi atas capaian UMKO serta mendorong agar perguruan tinggi Muhammadiyah terus menjaga mutu, integritas, dan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan zaman.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pewisudaan, yang menjadi puncak kebahagiaan bagi para wisudawan dan keluarga. Suasana haru dan bangga mengiringi pengukuhan para lulusan sebagai insan akademik yang siap mengabdi untuk umat, bangsa, dan persyarikatan.
Melalui Wisuda VII ini, UMKO berharap para lulusan mampu menjadi agen perubahan, membawa nilai keilmuan, keislaman, dan kemuhammadiyahan ke tengah masyarakat, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional.
(Andrian Folta)

Posting Komentar