Lewat "Rembuk Tiuh Sabuk Kamtibmas", Kapolres Way Kanan dan Warga Banjit Membaur Tanpa Sekat
WAY KANAN , Rakyaterkini.com – Ratusan warga Kecamatan Banjit memadati markas Kepolisian Sektor (Polsek) Banjit dengan antusiasme tinggi. Kehadiran massa yang luar biasa ini bukan tanpa alasan, melainkan demi memenuhi kerinduan untuk bertemu langsung dengan sosok pemimpin muda tertinggi di jajaran Polres Way Kanan, AKBP Ramadhona, S.H., S.I.K,Jum'at (23/06/2026).
Kunjungan kerja berbalut silaturahmi ini dikemas secara humanis melalui program inovatif bertajuk "Rembuk Tiuh Sabuk Kamtibmas". Acara ini lahir murni dari aspirasi dan permintaan masyarakat Banjit yang mendambakan ruang temu terbuka tanpa sekat dengan kapolres mereka.
Dalam arahannya, Kapolres Way Kanan AKBP Ramadhona menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa keamanan yang kondusif tidak dapat seratus persen bersandar pada pundak aparat saja, melainkan harus dibangun atas dasar rasa saling percaya dan gotong royong. Bersama masyarakat, polisi berkomitmen untuk selalu mendengar hati rakyat dan hadir sebagai solusi di tengah-tengah problem sosial.
Apresiasi mendalam datang dari Kapolsek Banjit, Iptu Mukhtiar. Ia mengaku sangat berterima kasih dan bangga atas kesediaan Kapolres untuk turun langsung menyapa warga Banjit.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama yang baik selama ini, potensi kerawanan seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), batas jam operasional hiburan orgen tunggal malam, hingga aksi pembegalan di wilayah Kecamatan Banjit saat ini berada dalam kondisi yang aman dan terkendali," papar Iptu Mukhtiar di hadapan forum.
Acara ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Selan, S.Sos., M.M., Camat Banjit Joni Helmi, S.E., Kasat Binmas AKP Sundoro, S.H., Kasat Intel AKP Mustholih, S.H., M.H., dan Kasat Tahti Ipda Juarta, S.H. Hadir pula Kepala UPT Puskesmas I Wayan Budi, Kepala KUA Nurhasan Effendi, S.H.I., Ketua MKKS SD Muzai, S.Pd., jajaran kepala kampung, tokoh masyarakat, adat, pemuda, serta ratusan warga setempat.
Menjelang larut, formalitas acara mencair menjadi kebersamaan yang hangat. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi santap malam bersama. Keakraban kian memuncak saat Kapolres, jajaran Polsek, para tokoh, dan warga membaur dalam permainan gaple bersama. Gelak tawa dan canda yang natural dalam permainan tersebut sukses merajut suasana sejuk, sekaligus menegaskan bahwa polisi dan masyarakat di Way Kanan adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.(Firman)

Posting Komentar