Live
wb_sunny

Breaking News

Wujudkan Slogan Kapolri, Polsek Banjit Gelar Malam Humanis "Rembuk tiuh dan sabuk kamtibmas

Wujudkan Slogan Kapolri, Polsek Banjit Gelar Malam Humanis "Rembuk tiuh dan sabuk kamtibmas

WAY KANAN , Rakyaterkini.com – Slogan baru Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, "Polisi Bersama Masyarakat: Melindungi, Mengayomi, dan Melayani", bukan sekadar pemanis kata. Di ujung barat Provinsi Lampung, tepatnya di Polsek Banjit, Polres Way Kanan, Polda Lampung, instruksi tersebut telah membumi dan mewujud dalam harmoni nyata yang menyentuh hati warga.

Pemandangan hangat dan biasa terlihat di halaman rumah dinas Kapolsek Banjit, Iptu Mukhtiar, pada Minggu malam (04/10/2026). Puluhan warga berkumpul beramai-ramai. Namun, kehadiran mereka bukan untuk melakukan pelaporan perkara hukum atau menggelar demonstrasi, melainkan untuk memasak bersama. Warga dan personel kepolisian bahu-membahu mengolah bahan makanan mentah menjadi hidangan lezat untuk dinikmati bersama di bawah langit malam yang akrab.

Nurdin,S.Pd salah satu masyarakat dari Lingkungan 3, Kelurahan Pasar Banjit, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya terhadap kedekatan yang terjalin selama ini. Menurutnya, kemitraan emosional antara warga dan polisi di Banjit sudah mengakar kuat jauh sebelum slogan baru Kapolri ditetapkan.

"Kami sangat bersyukur, di bawah kepemimpinan Bapak Iptu Mukhtiar, kami selaku masyarakat merasa aman, nyaman, dan berani untuk datang bersilaturahmi ke lingkungan Polsek. Salah satu buktinya malam ini, kami berkumpul di halaman rumah dinas Kapolsek untuk memasak dan makan bersama. Tidak hanya itu, sebagian warga ada yang asyik bermain catur, gaple, Badminton dan bercengkrama penuh canda gurau tanpa ada sekat pembatas," ujar Nurdin.

Suasana kebersamaan ini mempertegas bahwa kantor polisi kini telah bertransformasi menjadi "rumah aman" yang humanis bagi masyarakat. Hubungan silaturahmi yang setara ini menjadi modal sosial utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Banjit.

Usai menyantap hidangan bersama, kegiatan yang penuh kehangatan tersebut dilanjutkan dengan agenda formal-nonformal melalui forum Rembuk Tiuh Sabuk Kamtibmas. Acara ini menjadi ruang serap aspirasi di mana warga bebas mengutarakan persoalan keamanan di lingkungan mereka secara langsung.

Kapolsek Banjit, Iptu Mukhtiar, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen jajarannya untuk terus merawat kepercayaan publik dan menjalankan instruksi pimpinan tertinggi Polri secara konsisten.

"Polisi tidak bisa bekerja sendirian tanpa dukungan masyarakat. Rumah dinas dan kantor Polsek ini adalah milik rakyat juga. Malam kebersamaan dan Rembuk Tiuh Sabuk Kamtibmas ini adalah ikhtiar kami untuk mendengar langsung detak jantung persoalan warga. Ketika komunikasi tersumbat, di situlah potensi konflik muncul. Namun, ketika kita bisa duduk dan makan bersama seperti ini, segala potensi gangguan keamanan bisa kita cegah sejak dini secara kekeluargaan," pungkas Iptu Mukhtiar.

Melalui momentum ini, Polsek Banjit berhasil membuktikan bahwa penegakan hukum yang profesional harus berjalan beriringan dengan pendekatan yang humanis. Rasa aman tidak melulu hadir dari patroli bersenjata, melainkan lahir dari dapur yang berasap bersama dan tawa yang terbagi rata antara polisi dan masyarakatnya.(Firman)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

Undangan Website Sedia Website