Mimpi Tanpa Batas Wilayah: Dua Putra Way Kanan Tembus Posisi Strategis Nasional
Jakarta , Rakyaterkini.com– Kabupaten Way Kanan patut berbangga. Di tengah hiruk-pikuk Ibu Kota, dua putra daerah asal Bumi Ramik Ragom tengah menapaki karier gemilang di institusi penegakan hukum nasional. Mereka adalah Dr. Syarpani, A.Md.IP, S.H., M.H. dan Ardhia Azim, S.H., dua sosok yang membawa nama Way Kanan ke panggung nasional.
Dr. Syarpani saat ini mengemban amanah sebagai Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta. Putra asli Bahuga ini dikenal tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan adat Lampung serta nilai-nilai religius. Perjalanan kariernya menjadi bukti bahwa dedikasi, disiplin, dan kerja keras mampu mengantarkan anak daerah memimpin institusi strategis di jantung ibu kota.
Meski telah lama berkiprah di Jakarta, Syarpani mengaku tak pernah melupakan tanah kelahirannya. Ikatan emosional dengan Way Kanan tetap terjaga, bahkan dalam hal sederhana seperti kerinduan terhadap kuliner khas Lampung yang selalu membangkitkan memori kampung halaman.
Jejak prestasi serupa juga ditorehkan Ardhia Azim, S.H., yang kini menjabat sebagai Kepala Subseksi I Intelijen Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Darah Way Kanan mengalir kuat dalam dirinya. Walaupun lahir di Muara Enim, karakter dan jati dirinya ditempa sejak kecil di Kelurahan Pasar Banjit, di bawah asuhan sang kakek, almarhum Syaibatulham.
Sosok sang kakek dikenal sebagai figur yang menanamkan nilai disiplin, kejujuran, dan integritas. Nilai-nilai tersebut kini tercermin dalam kiprah Ardhia yang mengabdi di Korps Adhyaksa, tepat di titik nol pusat pemerintahan Republik Indonesia.
Keberhasilan dua putra daerah ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan pesan kuat bagi generasi muda di pelosok Lampung, khususnya Way Kanan. Bahwa mimpi besar tidak dibatasi oleh geografis. Dari Bahuga hingga Banjit, mereka kini menjadi simbol harapan dan mercusuar kebanggaan Way Kanan di level nasiona

Posting Komentar