Live
wb_sunny

Breaking News

Aksi Heroik Anggota PMI Way Kanan, Tinggalkan Posko Mudik Demi Selamatkan Nyawa Bocah Kritis

Aksi Heroik Anggota PMI Way Kanan, Tinggalkan Posko Mudik Demi Selamatkan Nyawa Bocah Kritis


Way Kanan , Rakyaterkini.com– Di tengah padatnya tugas pemantauan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, sebuah aksi kemanusiaan luar biasa ditunjukkan oleh anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Way Kanan.

Seorang anggota Markas PMI Way Kanan, Rahmat Shali Akbar, S.STP., M.Si, yang juga merupakan ASN menjabat sebagai Kasi di Kecamatan Umpu Semenguk, terpanggil jiwa kemanusiaannya dengan rela meninggalkan posko pemantauan lalu lintas di Simpang Empat Kampung Negeri Baru demi menyelamatkan nyawa seorang bocah perempuan yang tengah kritis dan membutuhkan transfusi darah secara mendesak.

Aksi heroik ini bermula dari keluhan orang tua pasien yang kesulitan mendapatkan stok darah di rumah sakit. Anak mereka, Kyera Almaqvira Nazieha (6 tahun 11 bulan), warga Kampung Lembasung, Kecamatan Blambangan Umpu, membutuhkan darah golongan A+, sementara stok di rumah sakit dalam kondisi kosong.

Tanpa berpikir panjang, Rahmat Shali Akbar yang akrab disapa Welly, saat itu tengah bertugas dalam tim pemantau arus mudik, langsung bergerak menuju RS Zainal Fajar Alam (RS Zafa) Way Kanan untuk mendonorkan darahnya.

Diketahui, Kyera telah mengalami sakit sejak akhir tahun lalu. Awalnya ia sering mengalami demam berkepanjangan disertai nyeri sendi, serta muncul benjolan kelenjar di bagian belakang leher dan bawah telinga.

Memasuki Februari 2026, kondisi kesehatannya semakin menurun dengan kadar hemoglobin (Hb) yang kerap turun hingga angka 7, sehingga ia harus menjalani transfusi darah secara berulang.

“Sudah hampir empat kali transfusi, dengan jarak sekitar dua minggu sekali,” ungkap pihak keluarga.

Sebelumnya, Kyera sempat menjalani penanganan di RS Abdul Moeloek, Bandar Lampung, sejak Januari hingga Maret 2026. Namun hingga kini, penyakit yang dideritanya masih belum dapat didiagnosis secara pasti oleh tim medis.

Saat ini, Kyera menjalani perawatan lanjutan di RS Zafa Way Kanan dalam kondisi yang masih memerlukan perhatian serius.

Langkah cepat yang diambil Rahmat Shali Akbar menjadi bukti nyata bahwa nilai kemanusiaan tidak mengenal waktu dan situasi, Rabu (18/3).

Di saat banyak orang fokus pada rutinitas tugas, ia justru memilih menyelamatkan nyawa seorang anak yang sangat membutuhkan pertolongan.

Aksi ini pun menuai apresiasi dari masyarakat sekitar, yang menilai bahwa kehadiran PMI bukan hanya sebatas simbol, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat dalam kondisi darurat.

Pihak keluarga berharap adanya perhatian lebih dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk membantu pengobatan Kyera, termasuk ketersediaan darah yang sangat dibutuhkan secara berkala.

Mereka juga berharap segera ada kepastian diagnosis penyakit yang diderita sang anak agar penanganan dapat dilakukan secara lebih maksimal. (**)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar

Undangan Website Sedia Website