Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah,Ikuti Rapat Koordinasi Forum Kepala Daerah se-Provinsi Lampung
Bandar Lampung , Rakyaterkini.com– Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., menghadiri dan
mengikuti Rapat Koordinasi Forum Kepala Daerah se-Provinsi Lampung, di Gedung
Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Senin (09/03/2026).
Rapat koordinasi tersebut menjadi forum strategis bagi
Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menyelaraskan arah kebijakan
pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan kemandirian fiskal, optimalisasi
pendapatan daerah, serta apeningkatan kualitas belanja daerah.
Bupati Way Kanan hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten,
Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si., Inspektur Daerah Kabupaten, Kepala
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah serta Kepala Badan Pendapatan Daerah, menjadi bagian dari
komitmen Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk terus memperkuat koordinasi
lintas pemerintahan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Rapat koordinasi tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T., serta dihadiri oleh Wakil
Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, para Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung,
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, serta jajaran Pemerintah Daerah di
Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Dalam arahannya, Gubenur Lampung menekankan pentingnya
transformasi arsitektur keuangan daerah bagi seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota
di Provinsi Lampung. Ua menyampaikan bahwa implementasi Undang-Undang Nomor 1
Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah
Daerah (UU HKPD) harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat
kemandirian fiskal daerah.
“Kita tidak lagi bisa sekadar bergantung pada dana transfer,
kita dituntut untuk mulai berdiri melalui kemandirian fiskal”, ujar Gubernur
Miza.
Lebih lanjut disampaikan bahwa optimalisasi Pendapatan Asli
Daerah (PAD) perlu dilakukan melalui inovasi serta pemanfaatan teknologi
digital, tanpa menambah beban masyarakat. Gubernur mencontohkan keberhasilan
sejumlah daerah yang mampu meningkatkan pendapatan melalui penerapan sistem
pembayaran digital seperti QRIS dalam pengelolaan retribusi daerah.
Selain dari sisi pendapatan, Gubernur Mirza juga menekankan
perlunya perubahan paradigma dalam pengelolaan belanja daerah, dari sekadar
meningkatkan jumlah belanja (spending more) melalui belanja yang lebih
berkualitas (spending better).
“Setiap rupiah dalam APBD harus memberikan multiplier
effect bagi
perekonomian lokal. Efisiensi bukan berarti memangkas anggaran secara sembarangan,
tetapi memastikan setiap pengeluaran memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang
besar bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lampung juga mendorong
Pemerintah Daerah untuk terus menciptakan ekosistem investasi yang kondusif
guna memperkuat pertumbuhan sektor riil. Dengan berkembangnya aktivitas ekonomi
di daerah, diharapkan basis pajak daerah dapat semakin luas dan berkelanjutan.
Selain itu, program-program strategis seperti Makan Bergizi
Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KDMP), serta Sekolah Rakyat diharapkan
dapat diintegrasikan hingga ke tingkat desa agar manfaat program pemerintah
dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Usai mengikuti rapat koordinasi tersebut, Bupati Way Kanan
menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Way Kanan siap menindaklanjuti berbagai
arahan strategis Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam upaya memperkuat
kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD),
peningkatan kualitas belanja daerah, serta pemanfaatan digitalisasi dalam tata
kelola keuangan daerah.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun penguatan
koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah
Kabupaten/Kota dalam mendukung kebijakan pembangunan nasional maupun daerah,
sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan
berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat..(**)

Posting Komentar